Jumat, 09 JANUARI 2026 • 14:26 WIB

Risiko Menggunakan Powerbank di Mobil: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Risiko Menggunakan Powerbank di Mobil: Apa yang Perlu Diketahui?

Mengisi daya ponsel menggunakan powerbank di mobil kerap dianggap solusi praktis oleh banyak orang. Namun, tindakan ini menyimpan sejumlah risiko yang tidak banyak disadari pengguna.

Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan

Baterai lithium-ion yang umum ada di ponsel memiliki kerentanan terhadap pengisian yang tidak tepat. Ini menjadi alasan penting untuk mempertimbangkan ulang kebiasaan menggunakan powerbank di mobil.

Mengapa Powerbank di Mobil Berisiko?

Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan adalah suhu. Suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, dapat mempengaruhi performa baterai serta mengurangi umur pakainya.

Ketika mobil terparkir di bawah sinar matahari, suhu dalam kabin dapat melambung tinggi. Hal ini berpotensi menyebabkan overheating pada ponsel dan baterai yang sedang terisi.

Di sisi lain, saat mobil bergerak, tegangan yang dihasilkan oleh alternator bisa bervariasi. Jika powerbank yang digunakan tidak dilengkapi dengan sistem proteksi, hal ini bisa berisiko merusak baterai ponsel.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui

Dampak Pengisian yang Tidak Tepat

Baterai lithium-ion memiliki umur yang terbatas, dan pengisian daya yang tidak sesuai dapat mempercepat kerusakan pada baterai tersebut. Pengisian cepat dalam kondisi suhu yang tinggi dapat menyebabkan fenomena battery swelling atau menggelembung.

Penggunaan powerbank berkualitas tinggi dengan sistem pengatur daya yang memadai sangat penting untuk menjaga kesehatan baterai. Penyaluran daya yang tidak stabil dan berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada baterai ponsel.

Terlebih lagi, jika powerbank digunakan secara berlebihan, dapat mengakibatkan pengurasan daya ponsel yang lebih cepat dibandingkan proses pengisian yang dilakukan.

Alternatif Aman untuk Mengisi Daya di Mobil

Salah satu alternatif yang lebih aman adalah menggunakan charger yang terpasang di mobil. Charger ini dirancang untuk menyesuaikan output daya dengan kebutuhan ponsel, sehingga lebih aman.

Apabila memilih untuk tetap menggunakan powerbank, pastikan produk tersebut dilengkapi dengan sistem manajemen daya yang baik dan memiliki tanda sertifikasi yang jelas. Hal ini akan membantu mengurangi risiko kerusakan pada baterai.

Selalu periksa suhu perangkat selama proses pengisian. Jika perangkat mulai terasa panas, sangat disarankan untuk menghentikan pengisian guna menjaga kesehatan baterai.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters: Dari Kontroversi hingga Popularitas Global

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU