Senin, 19 JANUARI 2026 • 20:51 WIB

Elon Musk Menggugat OpenAI dan Microsoft Tuntut Ganti Rugi Ratusan Triliun

Author

Elon Musk Menggugat OpenAI dan Microsoft Tuntut Ganti Rugi Ratusan Triliun

Elon Musk telah mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan Microsoft dengan tuntutan ganti rugi yang mencapai hingga Rp2.273 triliun. Gugatan ini berfokus pada klaim bahwa kedua perusahaan tersebut telah menyimpang dari misi nonprofit yang awalnya diusung oleh OpenAI.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat Populer di Kalangan Pecinta Kebugaran

Dalam tuntutannya, Musk diwakili oleh saksi ahli C. Paul Wazzan, yang berpendapat bahwa pendiri Tesla itu berhak atas porsi besar dari valuasi OpenAI, yang saat ini mencapai US$500 miliar.

Latar Belakang Gugatan

Elon Musk, yang merupakan salah satu investor awal OpenAI, merasa ditipu menyusul perubahan arah misi dari nonprofit ke profit. Tuntutan ganti rugi yang diajukan oleh Musk mencerminkan rasa ketidakpuasaan terhadap perubahan yang terjadi di organisasi yang didirikannya pada tahun 2015.

C. Paul Wazzan, saksi ahli yang memberikan kesaksian dalam kasus ini, menyatakan bahwa kontribusi awal Musk harus dihargai lebih tinggi dengan mengacu pada valuasi perusahaan saat ini. Wazzan adalah seorang ekonom keuangan berpengalaman, dengan banyak rekam jejak dalam memberikan analisis di berbagai kasus litigasi.

Baca juga: Menunjukkan Cinta Melalui Tindakan Kecil untuk Pasangan

Analisis Finansial dan Klausul Ganti Rugi

Wazzan telah melakukan perhitungan yang mendalam, menganalisis kontribusi keuangan Musk sebesar US$38 juta yang harusnya berhak memberinya bagian signifikan dari valuasi OpenAI saat ini. Ia memperkirakan bahwa keuntungan tak sah yang diperoleh oleh OpenAI dan Microsoft sebagai akibat dari pengabaian Musk dapat mencapai angka antara US$65,5 miliar hingga US$109,4 miliar.

Tim hukum Musk menegaskan bahwa, sebagai investor awal, ia memiliki hak untuk mendapatkan kompensasi yang layak. Namun, besarnya tuntutan ini menimbulkan spekulasi mengenai apakah ini merupakan isyarat kekuatan tawar Musk di industri atau murni masalah keuangan.

Dampak Gugatan Terhadap OpenAI dan Microsoft

Gugatan ini berpotensi merusak hubungan antara Musk dan kedua perusahaan tersebut, yakni OpenAI dan Microsoft. Menurut laporan, OpenAI telah menginformasikan kepada investor dan mitra bisnis mengenai klaim Musk yang bisa dianggap berlebihan dan akan disidangkan pada bulan April mendatang.

Mengingat kekayaan Musk yang saat ini mencapai sekitar US$700 miliar, banyak pihak yang mempertanyakan apakah tuntutan ini adalah bagian dari strategi yang lebih luas dalam merespons perkembangan industri kecerdasan buatan yang dinamis.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU