Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 22:26 WIB

Masa Depan Pekerjaan Bergaji Tinggi di Era Kecerdasan Buatan

Author

Masa Depan Pekerjaan Bergaji Tinggi di Era Kecerdasan Buatan

Jensen Huang, CEO Nvidia, mengungkapkan potensi pekerjaan bergaji tinggi yang akan muncul akibat perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Peluang ini tidak hanya terdapat di sektor teknologi tinggi tetapi juga di berbagai bidang keterampilan teknis dan konstruksi.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan ’17+8′ Usai Dihujat Soal Pilihan Politik

Huang memperingatkan bahwa meskipun ada banyak posisi dengan gaji di atas US$ 100.000, kekurangan keterampilan di pasar tenaga kerja merupakan tantangan yang signifikan. Ia optimis bahwa karir baru akan muncul sesuai dengan permintaan yang meningkat terhadap pekerjaan ini.

Peluang Kerja dalam Sektor Keterampilan Teknis

Huang menegaskan bahwa kehadiran AI tidak hanya memerlukan pekerjaan di bidang perangkat lunak, tetapi juga pekerjaan berbasis keterampilan manual. Pekerjaan seperti tukang ledeng, teknisi listrik, dan pekerja konstruksi diperkirakan akan mengalami peningkatan permintaan signifikan.

Sebuah laporan dari McKinsey memperkirakan bahwa antara tahun 2023 dan 2030, akan ada kebutuhan untuk tambahan 130.000 teknisi listrik terlatih di Amerika Serikat. Selain itu, laporan tersebut juga menyebutkan kebutuhan akan 240.000 pekerja konstruksi dan 150.000 pengawas konstruksi.

Ini menunjukkan bahwa sektor-sektor tersebut bukan hanya penting, tetapi juga memberikan potensi gaji yang menarik, terutama di tengah kekurangan tenaga kerja yang terampil.

Baca juga: Kota-Kota di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Gaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana

Huang menekankan bahwa banyak pekerjaan di sektor ini menawarkan gaji di atas US$ 100.000 tanpa memerlukan gelar sarjana. Hal ini memberikan kesempatan lebih besar bagi individu yang memiliki keterampilan praktis dan pengalaman kerja.

Kesempatan ini memberikan harapan bagi mereka yang berasal dari latar belakang non-akademik, sering kali terpinggirkan dalam dunia kerja teknologi tinggi. Huang berpendapat bahwa setiap individu berhak mendapatkan penghasilan yang layak tanpa harus memiliki gelar Ph.D.

Dengan sistem pendidikan yang ada, ini menjadi peluang baik untuk membuka jenis pekerjaan baru bagi mereka yang bersedia belajar dan melatih keterampilannya.

Optimisme Huang tentang Masa Depan Pekerjaan

Huang telah berulang kali menyampaikan pandangan optimis bahwa perkembangan AI akan menciptakan jalur karir baru yang lebih menguntungkan. 'Segmen kerajinan terampil dari setiap ekonomi akan mengalami ledakan', ujarnya.

Pernyataan ini mencerminkan keyakinannya bahwa industri akan terus membutuhkan tenaga kerja terampil yang dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Hal ini memberikan peluang bagi individu yang siap untuk belajar dan berinovasi.

Meningkatnya penerapan AI diprediksi akan menghasilkan banyak bisnis baru yang tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan tetapi juga mendorong inovasi di berbagai sektor industri.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU