Mulai April 2026, Jepang akan melarang penggunaan power bank di dalam pesawat. Kebijakan ini diambil menyusul insiden kebakaran yang melibatkan alat pengisi daya tersebut selama penerbangan.
Baca juga: Kemenperin Belum Terima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17 dari Apple
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang telah mengumumkan peraturan baru yang tidak hanya melarang penggunaan power bank, tetapi juga pengisian daya di dalam pesawat.
Penyebab Kebijakan Larangan
Larangan ini diumumkan setelah pemerintah Jepang menghadapi sejumlah insiden kebakaran yang diduga disebabkan oleh power bank. Sejak Juli 2025, pihak berwenang telah mengimbau kepada penumpang untuk tidak menyimpan power bank di kompartemen bagasi kabin.
Kementerian terkait menjelaskan bahwa baterai lithium-ion, yang umum digunakan pada power bank, dapat berisiko terbakar jika mengalami benturan fisik atau mengalami degradasi kualitas. Kebakaran yang terjadi pada Januari 2025 di pesawat maskapai Air Busan Co. diduga dipicu oleh power bank yang mengalami kerusakan.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Pembatasan Penggunaan dan Penyimpanan
Saat ini, power bank sudah dilarang untuk dimasukkan dalam bagasi tercatat, sementara jumlah dan kapasitas power bank yang diperbolehkan di bagasi kabin juga dibatasi. Dengan kebijakan yang baru, pengisian ulang power bank melalui stop kontak di pesawat juga akan dilarang.
Aturan ini dianggap penting untuk meningkatkan keselamatan penerbangan dan mencegah insiden kebakaran lebih lanjut yang dapat membahayakan penumpang dan kru pesawat. Pengawasan yang lebih ketat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman selama penerbangan.
Respon dan Harapan Pemerintah
Pemerintah Jepang berharap penerapan larangan ini akan berdampak positif dan mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang. Penegakan aturan ini mencerminkan komitmen untuk menjaga keselamatan penerbangan di tengah meningkatnya penggunaan perangkat elektronik di kalangan penumpang.
Seiring dengan pertumbuhan jumlah penumpang, peraturan baru ini berupaya memenuhi standar keselamatan yang lebih tinggi dan mencegah kerugian yang lebih besar akibat insiden kebakaran di pesawat.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: