Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 13:20 WIB

Prediksi Kenaikan Harga Komponen Elektronik Hingga 2026: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Prediksi Kenaikan Harga Komponen Elektronik Hingga 2026: Apa yang Perlu Diketahui?

Harga berbagai komponen elektronik diperkirakan akan terus meroket hingga akhir tahun 2026 mendatang. Tak hanya RAM dan SSD, perangkat seperti router dan set-top box juga diprediksi akan terpengaruh.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Analisis dari Counterpoint Research mengungkapkan bahwa kondisi ini akan berlangsung setidaknya sampai bulan Juni 2026, dengan kemungkinan puncaknya terjadi pada paruh pertama tahun tersebut.

Dinamika Harga Komponen Elektronik

Kenaikan harga memori DRAM telah melonjak lebih dari 600% dalam satu tahun terakhir. Meskipun RAM dan SSD jenis NAND menjadi sorotan utama, analisis ini juga menunjukkan bahwa router dan set-top box akan mengalami kenaikan harga di kalangan konsumen.

Selama sembilan bulan terakhir, harga memori untuk smartphone naik tiga kali lipat. Di sisi lain, harga produk broadband berbasis memori konsumen meningkat hampir tujuh kali lipat, menciptakan tantangan bagi perusahaan telekomunikasi.

Ketinggian harga ini menjadi perhatian khusus bagi perusahaan yang berencana meluncurkan layanan broadband berbasis fiber atau fixed wireless di tahun 2026. Perusahaan dituntut untuk memonitor dengan cermat perubahan ini agar bisa merencanakan strategi penjualan yang efektif.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Dampak terhadap Pengiriman Smartphone

Counterpoint juga memprediksi bahwa pengiriman smartphone secara global akan menyusut sebesar 2,1% pada tahun 2026. Berdasarkan analisis tersebut, harga handphone diprediksikan akan meningkat hingga 6,9%.

Kenaikan ini sangat berkaitan dengan biaya komponen perakitan atau bill of materials (BOM) perangkat. Saat ini, harga komponen smartphone kelas bawah tercatat meningkat sekitar 25% dibandingkan dengan awal tahun.

Dalam hal ini, ponsel kelas menengah mengalami kenaikan biaya BOM sekitar 15%, sedangkan smartphone flagship mencatatkan kenaikan sekitar 10%.

Outlook Pasar dan Strategi Perusahaan

Menurut Counterpoint, jika tren harga komponen berlanjut hingga kuartal kedua tahun 2026, biaya BOM dapat meningkat antara 8% hingga 15%. Hal ini menunjukkan tantangan bagi produsen dalam mengelola biaya produksi dan penetapan harga.

Penting bagi perusahaan telekomunikasi dan produsen untuk mengidentifikasi Original Equipment Manufacturer (OEM) yang telah mengamankan pasokan yang cukup. Mereka juga perlu memahami dinamika harga dan biaya yang terus berubah di pasar.

Dengan memperhatikan tren ini, perusahaan di sektor telekomunikasi diharapkan dapat merencanakan strategi yang tepat untuk menghadapi lonjakan harga dan permintaan konsumen yang terus berkembang.

Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU