Anggota parlemen AS memperingatkan Presiden Donald Trump tentang potensi dampak dari 'Berkas Epstein' di tengah rencana serangan gabungan terhadap Iran.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan ’17+8′ Usai Dihujat Soal Pilihan Politik
Peringatan ini muncul ketika para legislator khawatir bahwa serangan militer dapat menjadi pengalihan isu yang lebih mendalam terkait reputasi Trump.
Peringatan dari Politisi Republik
Thomas Massie, anggota DPR dari Partai Republik, menegaskan bahwa serangan militer tidak akan menghapus jejak dari berkas Epstein. Ia menyatakan, 'Membom negara di belahan dunia lain tidak akan membuat berkas Epstein hilang, sama seperti indeks Dow Jones yang naik di atas 50.000 tidak akan.'
Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran lebih luas di kalangan politisi yang merasa Trump lebih berfokus pada konflik luar negeri daripada isu domestik yang mendesak.
Massie dan rekan-rekannya menyarankan bahwa situasi di dalam negeri harus mendapatkan perhatian yang lebih besar, terutama dalam konteks potensi dampak negatif dari skandal Epstein.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Keresahan Masyarakat
Pengaruh Media dan Komentar Publik
Media dan komedi berusaha menangkap suasana ini dengan cara mereka sendiri. Dalam salah satu episode Saturday Night Live, komedian James Austin Johnson menyoroti ketegangan ini dengan parodi bercanda tentang pengumuman serangan Trump terhadap Iran.
Johnson mengungkapkan bahwa pengumuman ini tampaknya sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian publik dari 'kasus Epstein'. Pakar keamanan juga berpendapat bahwa tindakan terhadap Iran dimaksudkan untuk menarik perhatian dari masalah yang lebih dekat dengan rumah.
Selama bertahun-tahun, Iran telah menghadapi tuduhan mengenai pengembangan senjata nuklir, dan banyak yang percaya bahwa situasi ini terus digunakan oleh pejabat untuk menciptakan bahaya baru demi mengalihkan perhatian.
Respon dari Pemimpin Politik Lainnya
Senator Rand Paul memberikan pandangan berbeda dengan menunjukkan simpati terhadap rakyat Iran. Ia mengingatkan bahwa Amerika seharusnya tidak menciptakan musuh di luar negeri, mengutip pernyataan John Quincy Adams: 'Amerika tidak pergi ke luar negeri untuk mencari monster yang akan dihancurkan.'
Paul juga mengkritik kekuasaan presiden dalam menentukan tindakan militer, menegaskan bahwa kewenangan tersebut seharusnya ada di tangan Kongres.
Ia menyatakan bahwa langkah untuk menyatakan perang harus dilakukan dengan hati-hati, guna menghindari konflik yang tidak perlu dan menjaga kebijakan luar negeri yang bijak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: