Xiaomi berhasil merebut kembali posisi puncak di pasar wearable global setelah lima tahun absen dari posisi teratas. Data dari Omdia menunjukkan pengiriman wearable global diperkirakan mencapai 200 juta unit pada tahun 2025.
Baca juga: Kemenperin Belum Terima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17 dari Apple
Perubahan dalam Lanskap Persaingan Wearable
Cynthia Chen, Manajer Riset Omdia, mengungkapkan bahwa persaingan di pasar wearable kini telah berubah signifikan. 'Wearable tidak hanya bergantung pada spesifikasi seperti layar dan daya tahan baterai, tetapi juga pada kekuatan ekosistem', ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa integrasi antar perangkat menjadi prioritas utama, yang dapat meningkatkan loyalitas pengguna. Dengan fokus pada pengalaman pengguna yang lebih baik, ketiga perusahaan utama semakin berusaha untuk menarik dan mempertahankan pelanggan.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Strategi Xiaomi Memperkuat Posisi Pasar
Xiaomi menciptakan portofolio produk yang beragam untuk meraih pangsa pasar lebih luas. Lini Mi Band, yang ditawarkan dengan harga terjangkau, telah terbukti sukses di segmennya, sementara smartwatch entry-level memperbaiki rata-rata harga jual.
Diterapkan juga strategi 'Human × Car × Home', yang mendukung integrasi perangkat dalam ekosistem, memungkinkan pengguna merasakan konektivitas yang lebih baik. Ini tercermin dari kemudahan akses dan pengalaman pengguna yang lebih mulus, yang menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Posisi Apple dan Huawei dalam Persaingan
Apple tetap dominan di segmen premium dengan produk yang terintegrasi erat dengan iPhone. Pengembangan fitur kesehatan yang terus ditingkatkan semakin menarik perhatian pengguna di kalangan penggemar perangkat Apple.
Sementara itu, Huawei menunjukkan performa kuat, terutama di pasar China, dengan fokus pada pelacakan olahraga profesional dan inovasi dalam teknologi kesehatan. 'Tren kesehatan kembali menjadi perhatian utama dalam pengembangan produk wearable', ungkap perwakilan Huawei.
Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: