Jumat, 13 MARET 2026 • 16:55 WIB

Honda Ubah Arahan Strategi di Tengah Penurunan Profitabilitas

Author

Honda Ubah Arahan Strategi di Tengah Penurunan Profitabilitas

Honda Motor Company telah mengumumkan penghentian rencana produksi tiga model mobil listrik di Amerika Utara, yaitu Honda 0 Saloon, 0 SUV, dan Acura RSX.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan

Keputusan ini diambil setelah perusahaan mengalami kerugian signifikan yang mendorong perubahan dalam strategi bisnis, dengan fokus sekarang pada model hybrid.

Penghentian Produksi Tiga Model Mobil Listrik

Honda telah memutuskan untuk tidak melanjutkan pembuatan dan peluncuran tiga model mobil listrik: Honda 0 Saloon, Honda 0 SUV, dan Acura RSX.

Dalam pernyataan resminya, Honda mencatat, "Untuk memperbaiki situasi pendapatan saat ini secepat mungkin, Honda mempertimbangkan berbagai opsi; namun, setelah pertimbangan yang cermat, perusahaan memutuskan membatalkan pengembangan dan peluncuran pasar tiga model EV yang telah direncanakan untuk diproduksi di AS."

Keputusan ini muncul di tengah penurunan permintaan untuk sejumlah model listrik di pasar, dengan ketiga model ini seharusnya dimulai produksinya tahun ini, tetapi produksi Honda 0 Saloon bahkan telah ditunda hingga 2027.

Keputusan ini dianggap sebagai langkah untuk menghindari kerugian lebih besar, tetapi situasi yang ada menunjukkan bahwa Honda masih menghadapi tantangan serius.

Kondisi Keuangan yang Memburuk

Honda mengumumkan penurunan keuntungan sebesar 42 persen dari April hingga Desember 2025, yang menyebabkan perubahan strategis mendesak.

Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan

Kerugian total diperkirakan mencapai JPY2,5 triliun, atau setara dengan sekitar Rp265,6 triliun, yang akan dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian tahun fiskal berakhir 31 Maret 2026.

Defisit tersebut berasal dari kombinasi beban operasional dan penurunan nilai investasi, yang keduanya berdampak signifikan pada kondisi finansial perusahaan.

Honda menekankan pentingnya tidak memulai produksi ketiga model dalam lingkungan bisnis yang tidak mendukung, untuk menghindari risiko kerugian yang lebih besar di masa depan.

Strategi Masa Depan yang Berubah

Menanggapi tantangan yang ada, Honda berencana untuk mengevaluasi kembali alokasi sumber daya dan fokus pada pengembangan model hybrid.

Langkah ini diharapkan dapat membantu perusahaan tetap kompetitif sambil meminimalisir potensi kerugian.

Selain itu, Honda juga merencanakan ekspansi penjualan model hybrid generasi selanjutnya di pasar India, mencerminkan pergeseran prioritas untuk beradaptasi dengan dinamika pasar yang berubah.

Fokus pada segmen hybrid akan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengejar peluang pertumbuhan di tengah ketidakpastian pasar mobil listrik.

Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU