BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 18:39 WIB

Siaran Langsung dari Dalam Rutan: Kebijakan dan Reaksi Publik

Siaran Langsung dari Dalam Rutan: Kebijakan dan Reaksi PublikSiaran Langsung dari Dalam Rutan: Kebijakan dan Reaksi Publik

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengonfirmasi bahwa Nikita Mirzani melakukan siaran langsung saat berjualan dari dalam rumah tahanan. Kegiatan ini dilakukan menggunakan wartel yang disediakan untuk warga binaan.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Agus menegaskan, aktivitas tersebut diawasi oleh petugas rutan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan fasilitas. Wartel di lembaga pemasyarakatan memang diperuntukkan untuk komunikasi yang tidak melanggar aturan.

Konfirmasi Fasilitas Rutan

Menteri Agus Andrianto menyatakan bahwa Nikita Mirzani memanfaatkan wartel untuk berkomunikasi dengan dokter Oky Pratama. "Yang bersangkutan menggunakan wartel yang memang disediakan kepada warga binaan," ujar Agus saat dihubungi.

Menurut Agus, semua rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan menyediakan pelayanan wartel khusus untuk keperluan komunikasi. "Semua boleh memakai, tujuannya ya menghindari handphone digunakan di blok-blok hunian," jelasnya.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental: Pentingnya Perhatian untuk Generasi Muda

Aturan Penggunaan Wartel

Menurut Agus, tidak ada larangan bagi warga binaan untuk menggunakan wartel secara legal untuk berjualan, asalkan tidak menjual barang-barang terlarang. "Kalau (fasilitas wartel) memanfaatkan untuk jualan narkoba, baru ditangkap," ungkapnya.

Ia menambahkan, komunikasi bisa berkembang sesuai dengan maksud orang yang berkomunikasi. Hal ini memberikan kebebasan tertentu bagi warga binaan untuk tetap terhubung dengan dunia luar.

Reaksi Kuasa Hukum dan Publik

Kuasa hukum Nikita Mirzani, Galih Rakasiwi, menyatakan bahwa siaran langsung kliennya dimungkinkan karena merupakan fasilitas yang disediakan oleh pihak rutan. "Oh saya enggak tahu. Kalau itu kan difasilitasi juga sama pihak rutan," kata Galih.

Galih menekankan bahwa teknis penggunaan wartel adalah wewenang sepenuhnya dari pihak rutan. Ia tidak ingin mengomentari lebih jauh mengenai hal tersebut, meski kesempatan ini menjadi sorotan publik terkait kebebasan dan hak warga binaan.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Siaran Langsung dari Dalam Rutan: Kebijakan dan Reaksi Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!