BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 23:10 WIB

Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Turun Drastis pada Oktober 2025

Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Turun Drastis pada Oktober 2025Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Turun Drastis pada Oktober 2025

Penjualan mobil hybrid di Indonesia mengalami penurunan drastis pada bulan Oktober 2025, mencatatkan angka distribusi yang jauh di bawah target. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil hybrid tercatat sebanyak 5.371 unit, turun 22,9 persen dibanding bulan sebelumnya.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak

Penurunan signifikan ini kontras dengan pertumbuhan keseluruhan pasar otomotif nasional yang mengalami peningkatan sebesar 19,2 persen. Dari total penjualan mobil nasional yang mencapai 74.019 unit, justru mobil hybrid menghadapi tantangan yang lebih besar.

Analisis Penjualan Mobil Hybrid

Penjualan mobil hybrid di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan, memberikan sinyal ketidakstabilan dalam segmen ini. Data dari Gaikindo menunjukkan bahwa pada bulan Oktober, penjualan mobil hybrid mencatatkan angka terendah dengan hanya 5.371 unit terdistribusi ke diler.

Angka ini menunjukkan penurunan tajam sebesar 22,9 persen dibandingkan dengan 6.967 unit pada bulan September. Meskipun demikian, pasar otomotif secara keseluruhan masih menunjukkan pertumbuhan optimis dengan peningkatan 19,2 persen, yang memberikan harapan bagi industri otomotif dalam negeri.

Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?

Dominasi Produk dan Pangsa Pasar

Di tengah penurunan pasar, Toyota Kijang Innova Zenix HEV tetap menjadi yang teratas di segmennya dengan penjualan sebanyak 2.139 unit, meskipun tercatat turun 1,5 persen dari bulan sebelumnya. Sementara itu, Suzuki XL7 Hybrid mengalami kenaikan signifikan sebesar 23 persen, mencapai 772 unit dan menjadi pesaing utama di segmen ini.

Model-model lain seperti Suzuki Fronx Hybrid dan Honda HR-V e:HEV juga mengalami penurunan penjualan, dengan Fronx mencatat 627 unit terjual, turun 21 persen, dan HR-V e:HEV yang terjual 509 unit, turun tajam sekitar 59 persen menjadikannya menduduki posisi keempat.

Pergerakan Model Mobil Hybrid

Tidak semua mobil hybrid mengalami penurunan, hal ini terlihat pada Toyota Yaris Cross HEV yang justru menunjukkan pertumbuhan dengan penjualan 327 unit, meningkat lebih dari 49 persen dari bulan sebelumnya. Di sisi lain, produk baru seperti Chery Tiggo Cross CSH juga mengalami penyesuaian dengan hanya terdistribusi sebanyak 388 unit, penurunan 63 persen dibandingkan 1.042 unit sebelumnya.

Pada pandangan lebih luas, distribusi beberapa merek lain seperti Suzuki Ertiga Hybrid sama sekali tidak melakukan pengiriman ke diler dalam enam bulan berturut-turut, menandakan stagnasi bahkan untuk model yang seharusnya menarik minat konsumen.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Turun Drastis pada Oktober 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!