Curacao: Negara Terkecil yang Menyongsong Piala Dunia 2026
Curacao, sebuah negara kecil di lautan Karibia, telah mencatatkan sejarah dengan lolos ke Piala Dunia 2026. Tim nasionalnya meraih hasil imbang 0-0 melawan Jamaika, sehingga menjadi pemuncak klasemen Grup B.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan ’17+8′ Usai Dihujat Soal Pilihan Politik
Pencapaian ini sangat menggembirakan bagi penduduk Curacao, yang jumlahnya hanya sekitar 160 ribu jiwa. Kesenangan ini berlaku di tengah sejarah panjang negara yang merupakan bagian dari Kerajaan Belanda.
Curacao memiliki sejarah panjang sejak dijajah pada tahun 1816 dan kini menjadi bagian dari Kerajaan Belanda. Secara resmi, negara ini memiliki kepala negara berupa Raja Belanda yang diwakili oleh seorang gubernur dan perdana menteri.
Menariknya, pencapaian masuk Piala Dunia 2026 menjadikan Curacao sebagai negara terkecil yang berhasil mencapai prestasi ini. Hal ini jelas menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat yang ada di pulau ini.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan
Curacao terkenal dengan lebih dari 40 pantai menawan, masing-masing menawarkan keindahan tersendiri. Sejumlah aktivitas seperti snorkeling dan scuba diving sangat populer di berbagai lokasi menakjubkan di pulau ini.
Ibukota Curacao, Willemstad, telah diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Di sini, pengunjung dapat menikmati arsitektur kolonial Belanda yang unik dan menjelajahi jembatan ikonik Queen Emma.
Curacao menawarkan banyak pilihan bagi para wisatawan, mulai dari situs sejarah seperti Gua Hato yang berusia lebih dari 200 ribu tahun hingga Museum Curacao yang menyimpan artefak budaya berusia hampir 400 tahun. Museum ini menjadi jendela bagi pengunjung untuk memahami sejarah pulau.
Berkaitan dengan kuliner, tidak boleh melewatkan hidangan tradisional Keshi Yena. Hidangan ini terbuat dari keju yang diisi dengan daging berbumbu, menawarkan cita rasa yang kaya dan memikat bagi setiap pengunjung.
Baca juga: Inovasi Kecerdasan Buatan dalam Perawatan Keguguran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: