Proyeksi Kemenpar: 1,45 Juta Wisman Sasar Indonesia Selama Liburan Nataru 2025-2026
Kementerian Pariwisata memprediksi sebanyak 1,45 juta wisatawan mancanegara akan berkunjung selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Proyeksi ini diumumkan Menteri Pariwisata dalam kunjungan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Baca juga: Kota-Kota di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Selain wisatawan mancanegara, sebanyak 128 juta wisatawan nusantara juga diperkirakan berpergian ke berbagai destinasi wisata dalam periode yang sama. Sekitar 3,4 juta di antaranya diprediksi akan menggunakan pesawat.
Dalam laporannya, Kementerian Pariwisata juga menyampaikan bahwa mereka memperkirakan 128 juta wisatawan nusantara akan melakukan perjalanan ke berbagai destinasi wisata di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 3,4 juta wisatawan diramal akan menggunakan layanan penerbangan.
Menteri Widiyanti Putri Wardhana menekankan pentingnya pergerakan wisatawan ini bagi sektor pariwisata Indonesia, yang terus berusaha bangkit pasca pandemi. Penanganan dan perencanaan yang matang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan wisatawan yang meningkat.
Kedatangan wisatawan mancanegara diharapkan berdampak positif pada ekonomi lokal, menciptakan lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat.
Baca juga: Microsoft Perkenalkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word ke OneDrive
Bali tetap menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain Bali, terdapat pula peningkatan kunjungan ke berbagai kota seperti Surabaya, Jawa Tengah, dan Sumatra.
Yogyakarta juga mulai menarik perhatian banyak wisatawan berkat keberagaman budayanya dan berbagai atraksi wisata yang ditawarkan. Kementerian Pariwisata mencatat bahwa setiap daerah memiliki daya tarik uniknya.
Kenaikan jumlah wisatawan di berbagai destinasi juga mencerminkan pemulihan sektor pariwisata Indonesia ke arah yang positif. Dengan begitu, pengelolaan dan fasilitas di lokasi wisata harus terus ditingkatkan.
Strategi pemasaran yang telah disiapkan Kemenpar meliputi berbagai paket wisata dan event menarik untuk menarik lebih banyak wisatawan. Pendekatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai platform online travel agent (OTA).
Kemenpar berkolaborasi dengan asosiasi seperti HIPPINDO dan APPBI untuk meluncurkan program Indonesia Great Sale yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Program ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.
Selain itu, Kemenpar juga merencanakan 244 event wisata berbeda di seluruh daerah sebagai upaya untuk menarik minat pengunjung. Kegiatan ini berfungsi sebagai daya tarik tambahan yang diharapkan dapat mengoptimalkan kunjungan selama masa liburan.
Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: