Peringatan untuk Pengendara: Kabut Tebal Menghantui Jalur Puncak
Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, memperingatkan pengendara soal kabut tebal yang menyelimuti kawasan Puncak. Penurunan jarak pandang ini berpotensi membahayakan keselamatan di jalan, terutama saat cuaca buruk.
Baca juga: Kota-Kota di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Ajun Komisaris Polisi Hardian Andrianto menekankan pentingnya kewaspadaan bagi pengendara di rute berisiko ini, terutama dengan hujan lebat yang terus mengguyur selama beberapa hari terakhir.
Ajun Komisaris Polisi Hardian Andrianto mengungkapkan bahwa kondisi buruk akibat hujan lebat dan kabut tebal telah membuat jarak pandang di jalur Puncak-Cianjur sangat terbatas. Pada hari Kamis, 1 Januari 2026, jarak pandang tercatat hanya sekitar 5 hingga 10 meter.
Dalam situasi seperti ini, polisi menyarankan kepada pengendara untuk senantiasa memperhatikan keselamatan dengan menjaga jarak aman dan menyalakan lampu utama saat berkendara. Hal ini sangat penting demi keamanan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Kabut yang menyelimuti area ini bukan hanya mengganggu perjalanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan yang bisa membahayakan pengendara dan penumpang.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan
Selama periode liburan akhir tahun, kepadatan arus kendaraan di jalur utama Puncak-Cianjur meningkat signifikan, mencapai 1.000 kendaraan per jam. Namun, pasca hari pertama tahun 2026, volume kendaraan mengalami penurunan yang cukup drastis.
Polisi mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatur arus kendaraan demi mencegah kepadatan yang lebih parah. Beberapa rekayasa arus lalu lintas diterapkan, termasuk sistem satu arah secara situasional di wilayah Bogor.
Sistem ini bertujuan untuk mengurangi antrean dan melancarkan arus lalu lintas sehingga pengendara dapat lebih mudah dan aman melewati jalur yang penuh tantangan ini.
Pada malam pergantian tahun 2026, Kepolisian Cianjur menutup arus dari Tugu Lampu Gentur menuju bypass untuk mencegah kemacetan total. Langkah ini diambil saat meningkatnya volume kendaraan seiring dengan perayaan tahun baru.
Meskipun penutupan sempat berlangsung, jalur tersebut dibuka kembali pada pukul 22.00 WIB setelah volume kendaraan mulai berkurang. Penyesuaian arus juga dilakukan untuk kendaraan yang menuju Bogor dan Jakarta, dengan pengalihan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.
Upaya tersebut menunjukkan keseriusan polisi dalam menjaga kelancaran perjalanan dan keselamatan pengguna jalan selama periode ramai ini.
Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: