Waspadai Keamanan: Piala Dunia 2026 di AS Menjadi Sorotan
Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat menyisakan kekhawatiran terhadap keamanan wisatawan internasional. Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, menyarankan penggemar sepak bola untuk berpikir dua kali sebelum merencanakan perjalanan mereka.
Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?
Dalam konteks ini, pakar antikorupsi Mark Pieth juga memperingatkan bahwa tidak ada jaminan kepastian bagi pengunjung terkait prosedur imigrasi yang ketat di AS.
Sepp Blatter menegaskan bahwa kondisi politik dan kebijakan imigrasi AS saat ini harus diperhatikan oleh penggemar sepak bola. Dalam sebuah wawancara, Mark Pieth merekomendasikan agar penggemar sebaiknya tidak langsung pergi ke Amerika Serikat.
"Untuk para penggemar, hanya ada satu nasihat: jauhi AS! Saya pikir Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia ini," ungkap Blatter.
Pieth juga menyarankan bahwa menonton pertandingan dari rumah bisa jadi pilihan yang lebih aman dan nyaman.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Kekhawatiran tentang prosedur imigrasi AS menjadi tema utama diskusi, dengan Pieth menyoroti bahwa pengunjung bisa dipulangkan jika tidak memenuhi kriteria tertentu. "Setibanya di sana, para penggemar harus siap jika mereka tidak menyenangkan petugas, mereka bisa langsung dipulangkan dengan penerbangan berikutnya," jelasnya.
Tidak hanya isu imigrasi, tetapi juga keamanan dalam negeri AS patut dicermati. Pieth menekankan bahwa ketegangan politik serta operasi penegakan hukum dari agen imigrasi dapat menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung.
Menanggapi isu ini, Pemerintah AS berusaha mengurangi kepanikan melalui peluncuran sistem 'FIFA Priority Appointment Scheduling System (FIFA PASS)'. Sistem ini bertujuan untuk memberikan prioritas kepada pemegang tiket Piala Dunia dalam jadwal wawancara visa.
Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa semua pemegang visa diwajibkan untuk mematuhi hukum setempat dan meninggalkan AS setelah turnamen berakhir.
Presiden AS sebelumnya, Donald Trump, memastikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjamin keselamatan dan keamanan penggemar yang datang dari seluruh dunia.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: