Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 11:10 WIB

Menteri Pariwisata Tegaskan Bali Tetap Ramai Kunjungan Selama Libur Nataru 2025

Author

Menteri Pariwisata Tegaskan Bali Tetap Ramai Kunjungan Selama Libur Nataru 2025

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa kunjungan wisata ke Bali tetap tinggi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, membantah rumor yang menyebutkan sepinya pengunjung di Pulau Dewata.

Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?

Dalam konferensi pers di Jakarta, Widiyanti menjelaskan bahwa meskipun ada sedikit penurunan pada wisatawan domestik, kunjungan wisatawan asing malah meningkat signifikan.

Kunjungan Wisata Bali di Libur Nataru

Menteri Widiyanti mengungkapkan bahwa selama periode libur Natal dan Tahun Baru, Bali tidak mengalami penurunan signifikan dalam hal kunjungan turis. Data menunjukan bahwa jumlah wisatawan mancanegara ke Bali tercatat mencapai 6,8 juta, mendekati target 7 juta.

Sementara untuk wisatawan domestik, terjadi penurunan sekitar 2 persen yang banyak dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang buruk. Banyak wisatawan domestik yang memilih destinasi lain seperti Yogyakarta dan Jawa Timur.

Meskipun ada penurunan, daya tarik Bali di kalangan turis internasional tetap kuat. Widiyanti menyatakan bahwa isu sepinya pengunjung tidak berpengaruh besar terhadap citra pariwisata Bali.

Statistik ini diharapkan dapat menenangkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi pelambatan sektor pariwisata di Bali.

Bantahan Resmi dari Pejabat Pusat dan Daerah

Menteri Widiyanti beserta Gubernur Bali, Wayan Koster, mengklarifikasi kabar mengenai sepinya kunjungan wisatawan. Mereka bersepakat bahwa lengangnya beberapa lokasi tidak mencerminkan penurunan drastis di seluruh pulau.

Gubernur Koster menjelaskan bahwa sepinya lalu lintas dan berkurangnya aktivitas sopir pariwisata disebabkan oleh hujan. Dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung, wisatawan lebih memilih untuk bersantai di akomodasi.

Widiyanti menambahkan bahwa meskipun terjadi penurunan, Bali tetap menjadi destinasi favorit. Fokus pemerintah saat ini adalah meningkatkan kualitas dan kenyamanan pariwisata.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Data dari Angkasa Pura juga mendukung klaim bahwa Bali masih menjadi magnet bagi para wisatawan.

Tantangan dan Upaya Peningkatan Kunjungan Wisata Bali

Salah satu tantangan yang dihadapi sektor pariwisata Bali adalah rendahnya tingkat okupansi hotel meskipun jumlah pengunjung internasional meningkat. Hal ini terjadi karena banyaknya akomodasi yang dipesan melalui platform Online Travel Agent (OTA) seperti AirBnB.

Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya, menekankan pentingnya usaha pemerintah daerah dalam menciptakan pariwisata berkualitas. Kerjasama antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata sangat diperlukan.

Dinas Pariwisata Bali juga sedang berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, khususnya di musim hujan. Beberapa lokasi wisata menunjukkan peningkatan aktivitas, memberikan harapan bagi sektor pariwisata.

Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mempertahankan daya tarik Bali sebagai destinasi berkelas dunia.

Data Kunjungan dan Prospek Positif

Data terbaru mencatat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 20 ribu per hari sejak pertengahan Desember. Ini merupakan kenaikan signifikan dari sebelumnya, yang berkisar pada 17 ribu pengunjung per hari.

Tidak hanya wisatawan mancanegara, kunjungan dari wisatawan nusantara juga mulai meningkat sejak 19 Desember. Minat domestik untuk berlibur ke Bali tetap tinggi meskipun terjadi perubahan preferensi.

Dengan angka kunjungan mendekati target, Bali menunjukkan ketahanan yang kuat di industri pariwisata. Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah tetap optimis dalam menghadapi tantangan dan mempromosikan pariwisata berkualitas.

Bali dipastikan tetap menjadi salah satu destinasi utama yang berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU