PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengumumkan penambahan 45 perjalanan KRL Commuter Line pada malam pergantian Tahun Baru 2025 untuk mendukung masyarakat yang merayakan di pusat kota Jakarta.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat Populer di Kalangan Pecinta Kebugaran
Operasional tambahan ini akan berlangsung dari 31 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025, dengan keberangkatan terakhir kereta dijadwalkan pada pukul 03.00 WIB.
Detail Penambahan Perjalanan KRL
VP Corporate Secretary PT KCI, Karina Amanda, menyampaikan bahwa penambahan perjalanan akan tersebar di berbagai lintas pelayanan utama, dengan rute Bogor dan Cikarang mendapatkan tambahan perjalanan terbanyak.
Sebanyak 20 perjalanan akan ditambahkan pada lintas Bogor, diikuti dengan 12 perjalanan di lintas Cikarang. Lintas Rangkasbitung, Tanjung Priok, dan Tangerang juga akan mengalami penambahan jumlah perjalanan.
Dengan penambahan ini, total perjalanan KRL pada malam tahun baru mencapai 1.110 perjalanan, memastikan akses yang memadai bagi masyarakat.
Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Perpanjangan Waktu Keberangkatan Terakhir
KAI Commuter juga memperpanjang waktu keberangkatan terakhir dari sejumlah stasiun di Jakarta hingga dini hari, dengan keberangkatan terakhir dijadwalkan pada pukul 01.25 WIB.
Stasiun-stasiun seperti Bundaran HI, Monas, dan Ancol menjadi titik vital bagi penumpang yang ingin merayakan malam tahun baru, di mana mereka dapat menikmati perayaan.
Contohnya, keberangkatan terakhir dari Stasiun Jakarta Kota menuju Bogor bahkan tetap beroperasi hingga pukul 01.25 WIB, dengan perkiraan tiba di Bogor sekitar pukul 03.00 WIB.
Keamanan dan Ketertiban di Stasiun
Menanggapi potensi penumpang yang mungkin tertinggal kereta terakhir, Karina menyatakan bahwa KAI Commuter tidak melarang penumpang menunggu di area stasiun.
Dia menekankan pentingnya menjaga ketertiban saat menunggu, di mana petugas akan mengarahkan penumpang ke titik-titik aman di stasiun.
Selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025, sebanyak 4.078 petugas keamanan internal serta 128 personel TNI dan Polri akan disiagakan untuk memastikan keamanan di stasiun maupun di dalam kereta.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: