Senin, 29 DESEMBER 2025 • 11:13 WIB

Mengapa Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Menurun Selama Liburan?

Author

Mengapa Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Menurun Selama Liburan?

Bali mengalami penurunan signifikan dalam jumlah wisatawan domestik selama musim liburan Natal dan Tahun Baru tahun ini. Gubernur Bali, Wayan Koster, mengidentifikasi tiga penyebab utama yang mempengaruhi hal tersebut.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Penurunan Penerbangan Domestik

Gubernur Koster menyoroti berkurangnya penerbangan domestik sebagai faktor utama penurunan kunjungan turis. "Penurunan jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Bali disebabkan jumlah penerbangannya turun. Pesawat dari Garuda Indonesia dan Citilink sedang menjalani perawatan," ungkapnya.

Data menunjukkan penurunan penerbangan domestik ke Bali dari 13 penerbangan pada 2024 menjadi hanya 11 pada tahun ini. Berkurangnya rute penerbangan dari 25 menjadi 23 juga mengakibatkan beberapa calon wisatawan gagal mendapatkan tiket.

Pengaruh Cuaca

Cuaca yang tidak mendukung turut berperan dalam menurunnya kunjungan ke Bali. "Curah hujan tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu, sehingga mengakibatkan aktivitas wisatawan di luar hotel menurun," jelas Koster.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Hujan deras beberapa hari sebelum liburan membuat banyak wisatawan memilih untuk tetap di hotel. Hal ini menyebabkan suasana sepi di berbagai lokasi ikonik yang biasanya ramai pengunjung.

Pergeseran Minat Liburan

Koster juga mencatat pergeseran minat berlibur di kalangan wisatawan domestik ke lokasi lain, terutama di Pulau Jawa. "Memang banyak yang bergeser (liburan) ke daerah lain. Karena sekarang di Jawa ada tol cepat," ujarnya.

Dengan adanya tol yang semakin baik, pergerakan wisatawan menjadi lebih mudah, sehingga Bali kehilangan daya tariknya untuk sementara. Penurunan ini berimbas pada jumlah kunjungan wisatawan domestik selama periode liburan penting.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Meski terjadi penurunan pada wisatawan domestik, angka kunjungan wisatawan mancanegara justru menunjukkan peningkatan. "Karena daerah wisata mancanegara yang terkenal, maka yang terpenting adalah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali meningkat 700 ribu orang," ungkap Koster.

Data mencatat bahwa total kedatangan wisatawan mancanegara mencapai 6,9 juta orang pada 26 Desember, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Hal ini menegaskan bahwa Bali masih menjadi destinasi menarik di mata wisatawan internasional.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU