Jetour Sales Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), telah memaparkan hasil dari investigasi insiden kebakaran yang melibatkan mobil Jetour T2 di Tol Jagorawi.
Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?
Hasil investigasi menyatakan bahwa meskipun terjadi benturan ekstrem, sistem keselamatan kendaraan berfungsi dengan baik dan sesuai desain.
Rincian Investigasi Insiden
Audiensi investigasi dipimpin oleh Yusuf Nugroho, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kemenhub, serta dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk Ketua KNKT dan perwakilan dari Jetour.
Yusuf menjelaskan, 'Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan, serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran.'
Investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan berfungsi sebagaimana mestinya, di mana airbag mengembang sepenuhnya saat benturan, yang mengindikasikan perlindungan bagi penumpang tetap terjaga.
Baca juga: Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Pasca Penjarahan Rumahnya
Analisis Teknis Kebakaran
Analisis lebih mendalam menunjukkan bahwa penyebab insiden adalah tabrak samping, yang berbeda dengan tabrak belakang. Kerusakan yang parah dialami pada roda depan dan belakang sisi kiri kendaraan, sehingga mengakibatkan bagian bawah kendaraan bersentuhan langsung dengan permukaan aspal.
Kondisi tersebut menimbulkan gesekan, yang pada gilirannya menyebabkan kebakaran setelah benturan. Petugas menegaskan bahwa inilah yang mengakibatkan kendaraan terbakar.
Peter Zhang, Presiden Direktur Jetour Sales Indonesia, mengungkapkan, 'Hasil investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami.'
Komitmen Jetour Terhadap Keselamatan
Zhang menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk mematuhi seluruh ketentuan keselamatan yang berlaku di Indonesia. Ia juga menyatakan bahwa evaluasi berkelanjutan terhadap produk akan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang diproduksi memenuhi standar tertinggi.
Secara teknis, produk Jetour telah memenuhi standar ASEAN NCAP dan regulasi lainnya yang berlaku, sebagai langkah memastikan keselamatan kendaraan di pasar domestik.
Insiden kecelakaan yang melibatkan Jetour T2 terjadi pada Minggu, 1 Februari, dan menjadi viral di media sosial setelah terrekam kamera. Video tersebut menunjukkan kendaraan terdampak dari sisi dan terbakar saat penumpang berusaha menyelamatkan diri.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula Memulai Kebiasaan Sehat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: