Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 14:40 WIB

Kesedihan di Bandara Munich: Ratusan Penumpang Terpaksa Menginap di Pesawat karena Salju

Author

Kesedihan di Bandara Munich: Ratusan Penumpang Terpaksa Menginap di Pesawat karena Salju

Lebih dari 500 penumpang terpaksa menghabiskan malam di dalam pesawat di Bandara Munich akibat salju lebat yang menggangu jadwal penerbangan. Situasi ini diperburuk dengan tidak adanya transportasi untuk membawa mereka kembali ke terminal setelah penerbangan mereka dibatalkan.

Baca juga: Kota-Kota di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Kejadian Tidak Terduga di Bandara Munich

Salju lebat yang turun pada 19 Februari 2026 menjadi penyebab utama gangguan jadwal penerbangan di Bandara Munich. Menurut laporan dari surat kabar Jerman, Bild, penerbangan yang membawa 123 penumpang menuju Kopenhagen dengan maskapai Lufthansa dijadwalkan berangkat pada pukul 21.30 tetapi mengalami penundaan.

Pengumuman terkait penundaan penerbangan dilakukan selama hampir 2,5 jam sebelum akhirnya diumumkan bahwa penerbangan tersebut dibatalkan. Pesawat yang terparkir di area terpencil menjadi tempat mereka terjebak selama delapan jam karena tidak adanya transportasi untuk membawa mereka kembali ke terminal.

Selain penerbangan Lufthansa, sejumlah penerbangan lain, termasuk dari Air Dolomiti, juga terpaksa ditunda, dan ratusan penumpang terpaksa menghabiskan malam di dalam pesawat mereka.

Pengalaman Penumpang yang Terjebak

Søren Thieme, seorang penumpang yang terjebak di pesawat, mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa mereka memperoleh informasi yang tidak memadai dari pihak maskapai, termasuk bahwa bus untuk membawa penumpang tidak tersedia karena pengemudi telah pulang.

Baca juga: Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Pasca Penjarahan Rumahnya

"Pasti ada sesuatu yang bisa kita lakukan. Kita bisa pergi ke bandara, kita bertanya. Tapi kita tidak diizinkan. Itu dilarang, kata mereka," ujar Thieme menyampaikan keluhannya atas situasi yang dihadapi.

Para penumpang yang terjebak juga mengaku tidak mendapatkan makanan atau minuman layak, hanya beberapa botol air, dan tidak ada selimut. Keadaan ini diperburuk dengan ketidakpastian kapan mereka dapat turun dari pesawat.

Respons dari Maskapai dan Bandara

Lufthansa merilis pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa penutupan landasan akibat cuaca mengakibatkan penundaan dan pembatalan penerbangan yang melibatkan sejumlah penumpang. "Para penumpang telah dipesankan ulang ke penerbangan berikutnya yang tersedia," tulis mereka.

Juru bicara Bandara Munich juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Pengumuman tersebut menegaskan bahwa penyebab utama dari kejadian ini adalah kondisi cuaca ekstrem yang tidak terduga.

"Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ungkap juru bicara bandara, mencerminkan kepedulian terhadap para penumpang yang terdampak.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters: Dari Kontroversi hingga Popularitas Global

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU