BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 14:32 WIB

Maskapai Terkemuka dengan Masalah Keterlambatan di 2025

Maskapai Terkemuka dengan Masalah Keterlambatan di 2025Maskapai Terkemuka dengan Masalah Keterlambatan di 2025

Sebuah laporan dari aplikasi perjalanan Flighty mengungkapkan daftar maskapai dengan tingkat keterlambatan tertinggi sepanjang tahun 2025.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil yang Sering Terabaikan

Ryanair, maskapai berbiaya rendah asal Irlandia, menjadi yang teratas dalam daftar tersebut.

Tahun Penuh Keterlambatan

Laporan bertajuk Flighty Global Passport Report 2025 ini disusun berdasarkan analisis data dari sekitar 22 juta penerbangan yang dilaporkan oleh pengguna sepanjang tahun.

Dari hasil analisis ini, penumpang harus menghadapi keterlambatan yang total mencapai 1,4 juta jam, dengan rata-rata tambahan waktu sekitar 14 menit per penerbangan.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viralitas Video Joget anggota DPR

Daftar Maskapai dengan Keterlambatan Tertinggi

Di antara maskapai yang terdaftar, selain Ryanair, Air France dan easyJet juga termasuk dalam kategori keterlambatan tertinggi.

Di Amerika Serikat, Frontier Airlines menduduki posisi teratas, diikuti oleh JetBlue Airways dan Southwest Airlines.

Perbedaan Data Keterlambatan

Menariknya, meskipun Ryanair mendominasi daftar keterlambatan, performa Qantas dari Australia menarik perhatian karena berada di peringkat keenam dengan 26 persen penerbangannya mengalami keterlambatan.

Namun, lembaga lain seperti Official Aviation Guide (OAG) menunjukkan gambar berbeda, menempatkan Qantas di peringkat ke-20 dunia untuk ketepatan waktu pada November 2025 dengan tingkat keterlambatan kurang dari 75 persen.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Maskapai Terkemuka dengan Masalah Keterlambatan di 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!